Selasa, 09 Juni 2026

Diskusi Mata Kuliah Cyber Media Semester 8

Diskusi merupakan kegiatan wajib di hampir semua mata kuliah Universitas Terbuka (UT). Aktivitas ini umumnya berlangsung dalam program Tutorial Online (Tuton), di mana mahasiswa diwajibkan memberikan tanggapan, menjawab pertanyaan, dan saling berinteraksi pada forum diskusi setiap sesinya.

Materi Diskusi Modul 01 Cyber Media


 



Sesi 1 

Pengertian Cyber Media

Halo rekan-rekan mahasiswa, Pada sesi 1 ini kita akan belajar tentang konsep dasar media siber dalam konteks masyarakat informasi, dan juga mengeksplorasi perkembangan ekonomi digital. Materi yang dibahas meliputi materi tentang kajian media siber serta masyarakat informasi dan ekonomi digital. Harap Anda baca baik-baik materi inisiasi yang telah diberikan, silakan manfaatkan forum diskusi, dan kerjakan tes formatif untuk mengetahui pemahaman rekan-rekan mahasiswa terkait materi sesi 1 ini. Selamat dan Semangat belajar ! 

1.  Rumusan Capaian Pembelajaran setelah mempelajari materi Sesi 1

Tujuan Instruksional Umum

Dengan mempelajari Modul terkait cyber media (media siber) diharapkan agar mahasiswa dapat:

1.Mahasiswa dapat menjelaskan konsep media siber dengan benar.

2. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep masyarakat informasi dan ekonomi digital dengan benar.

Tujuan Instruksional Khusus

Secara lebih terperinci, mahasiswa diharapkan dapat

-  Memahami beragam sudut pandang dan kajian terkait media siber

-  Menyebutkan tokoh-tokoh kunci dan rujukan terkait media siber.

-  Mengidentifikasi perkembangan masyarakat hingga era informasi

-  Menguraikan pentingnya kajian media siber dalam konteks masyarakat informasi

-  Mendapatkan pemahaman mengenai beragam sudut pandang terkait ekonomi digital

-  Mendiskusikan relevansi kajian media siber dalam konteks ekonomi digital

3.  Informasi Sumber Belajar Utama (Modul) 

Modul 1 BMP Cyber Media SKOM4331 edisi 03 dan referensi lain yang relevan

4. Penjelasan singkat materi yang dipelajari

Modul 1 tentang Pengertian Cyber Media terdiri dari 2 Kegiatan belajar, yaitu  Konsep Dasar Media Siber, dan Masyarakat Informasi serta Ekonomi Digital. Komunikasi siber atau komunikasi digital dalam perspektif kajian ilmu komunikasi merujuk pada komunikasi yang dilakukan melalui internet dan perangkat multimedia. Media siber adalah segala sesuatu yang memperantarai komunikasi digital di dunia siber atau online dengan jumlah informasi yang sangat besar dan sifat informasinya bersifat dapat digabungkan. Informasi yang sangat besar merujuk pada keseluruhan informasi yang dipertukarkan dalam sebuah sistem siber atau online. Sedangkan sifat yang dapat digabungkan menunjuk pada informasi yang bisa digabungkan secara mudah oleh pengguna sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa batasan tentang topik, kaidah genre, atau kepengarangan. Media siber juga dapat didefinisikan sebagai media yang memiliki beberapa karakteristik berikut: digital, interaktif, hyperteks, berjaringan, virtual dan simulasi.

Lima hal yang menjadi perbedaan dari informasi di media siber dengan informasi di media analog adalah bahwa informasi digital mudah dimanipulasi, berada dalam sistem jaringan, bersifat padat, mudah untuk dipadatkan, dan bersifat imparsial 

Perkembangan media siber secara sejarah dapat dikatakan lahir dari adanya bahasa pemrograman, lahirnya komputer, berkembangnya internet, dan pertumbuhan beragam jenis perusahaan teknologi yang hingga kini beragam produknya baik terkait hardware maupun software. Media siber kini kita gunakan tidak hanya terkait dengan kegiatan kita dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, namun juga telah digunakan dalam beragam kehidupan sehari-hari mulai dari untuk keperluan pencarian informasi, jual beli barang secara online, dan lain sebagainya.

Di kegiatan ke 2, dibahas tentang  definisi masyarakat informasi dapat dikatakan merujuk pada sebuah era atau tatanan masyarakat yang saling terhubung melalu berbagai jaringan teknologi digital, dimana pertukaran informasi melebihi pertukaran barang dan membentuk tatanan sosial dan ekonomi.

Lima perspektif penting untuk mendefinisikan masyarakat informasi adalah terkait dengan Teknologi, ekonomi, okupansi/pekerjaan, spasial, dan budaya.

Menurut Rogers, 1986,  Sebelum era informasi, masyarakat telah melalui dua era sebelumnya yaitu era masyarakat agrikultur, dan era masyarakat industri. Masing-masing era memiliki kekhasan tersendiri misalnya terkait teknologi utama yang berkembang, corak pekerjaan utama, hingga hal apa yang dianggap berharga dalam mas-masa tersebut.

Ekonomi digital memiliki definisi yang luas dan beragam, namun penjelasan terkait ekonomi digital dapat dikaitkan dengan kemunculan berbagai platform online yang juga disertai beragam aktivitas terkait platform tersebut. Bahkan di era modern seperti saat ini, beragam aktivitas ekonomi yang menggunakan beragam data yang telah terdigitalisasi dapat dikatakan sebaga bagian dari perekonomian. Sektor-sektor yang sangat terpengaruh oleh kemunculan ekonomi digital diantaranya adalah sektor retail, transportasi dan logistick, jasa keuangan, pabrik dan pertanian, pendidikan, kesehatan, penyiaran dan media.

Demikian ringkasan materi pada sesi 1, Selamat belajar

------------------------------------------------------------------------------- 

 

Anda sudah membaca materi pada inisiasi kesatu, jika ada materi yang ingin ditanyakan atau didiskusikan dari materi inisiasi kesatu tersebut gunakan forum ini. Berikut adalah topik diskusi kesatu,

Apa yang anda pahami mengenai karakteristik media siber atau media digital dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi berbagai sendi kehidupan Anda ?

Untuk menjawab topik diskusi ini, gunakan penjelasan berdasarkan pemikiran Anda sendiri, jangan lakukan copy paste dari sumber lain dan berilah contoh nyata dalam kehidupan Anda sehari-hari ?

 Jawab :

Kepada Yth Tuton Ijin Menjawab Diskusi 1 Sbb :

Berikut adalah pemahaman mendalam mengenai karakteristik media siber/digital dan pengaruhnya terhadap kehidupan, 

Pemahaman Mengenai Karakteristik Media Siber/Digital

Media siber atau media digital adalah bentuk media komunikasi yang beroperasi berbasis teknologi digital dan jaringan internet, di mana data diubah menjadi kode biner (0 dan 1) untuk disimpan, diproses, dan disebarluaskan. Berikut adalah karakteristik utamanya:

1. Interaktivitas dan Partisipatif

Berbeda dengan media tradisional yang bersifat satu arah, media digital memungkinkan komunikasi dua arah maupun banyak arah. Pengguna tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga bisa menjadi pencipta, penyebar, dan pemberi tanggapan konten (user-generated content). Pengguna dapat berkomentar, berbagi, atau mengubah konten secara langsung, sehingga batas antara produser dan konsumen semakin kabur.

2. Realtime dan Tanpa Batas Waktu-Ruang

Informasi dapat diperbarui dan disebarkan secara instan ke seluruh dunia tanpa terhalang jarak atau waktu. Pengguna dapat mengakses konten kapan saja dan di mana saja melalui berbagai perangkat seperti ponsel pintar, tablet, atau komputer, sehingga media ini bersifat "selalu tersedia" (ubiquitous).

3. Multimedia dan Konvergensi

Mampu menggabungkan berbagai bentuk konten seperti teks, gambar, audio, video, dan animasi dalam satu wadah. Hal ini memungkinkan penyajian informasi yang lebih menarik dan lengkap, serta menyatukan fungsi media cetak, audio, dan visual dalam satu platform yang sama.

4. Fleksibel dan Mudah Direproduksi
Konten digital mudah disalin, diubah, disesuaikan, dan disebarkan kembali dengan biaya rendah atau bahkan gratis. Hal ini memungkinkan penyebaran informasi yang cepat, namun juga menimbulkan tantangan terkait perlindungan hak cipta dan keaslian konten.

5. Personalisasi dan Berbasis Algoritma
Sistem media digital dapat menyesuaikan konten yang ditampilkan sesuai minat, kebiasaan, dan data pengguna melalui algoritma. Ini menciptakan pengalaman yang relevan bagi pengguna, namun juga berisiko menciptakan "ruang gema" (echo chamber) di mana pengguna hanya menerima informasi yang sesuai dengan pandangan mereka sendiri.

6. Sifat Global namun Terhubung dalam Jaringan
Mampu menjangkau audiens di seluruh dunia, sekaligus memfasilitasi pembentukan komunitas berbasis minat atau tujuan tertentu tanpa batas wilayah. Hal ini menciptakan budaya komunikasi lintas negara dan lintas budaya yang terbuka.

Pengaruh Media Digital Terhadap Berbagai Sendi Kehidupan
Karakteristik tersebut mengubah pola hidup masyarakat secara mendasar, baik dalam aspek positif maupun tantangan yang harus dihadapi:

1. Bidang Komunikasi dan Sosial
- Positif: Mempermudah hubungan dengan orang jauh, membangun komunitas baru, dan menyuarakan aspirasi kelompok marginal. Contohnya gerakan sosial seperti #MeToo atau #SaveOurOcean yang mendapat dukungan luas melalui media digital.
- Negatif: Menurunkan kualitas interaksi tatap muka, memicu perselisihan akibat penyebaran hoaks, serta munculnya fenomena cyberbullying dan polarisasi opini. Selain itu, kecanduan media sosial dapat memicu kecemasan atau depresi akibat perbandingan sosial yang tidak sehat.

2. Bidang Ekonomi dan Usaha
- Positif: Membuka peluang usaha baru seperti perdagangan daring (e-commerce), ekonomi pencipta (creator economy), dan pemasaran digital. Biaya promosi menjadi lebih terjangkau dan jangkauan pasar menjadi lebih luas hingga tingkat internasional.
- Negatif: Muncul persaingan curang berupa peniruan merek atau produk, serta risiko penipuan transaksi. Selain itu, perlindungan kekayaan intelektual menjadi lebih sulit dilakukan akibat kemudahan penyalinan konten.

3. Bidang Pendidikan dan Pengetahuan
- Positif: Memudahkan akses materi belajar, kelas daring, dan pertukaran pengetahuan. Masyarakat dapat belajar kapan saja dan di mana saja tanpa terhalang jarak atau biaya pendidikan tinggi.
- Negatif: Menimbulkan kesulitan dalam membedakan informasi benar dan salah, serta menurunkan kemampuan berpikir kritis akibat kebiasaan mengonsumsi informasi yang instan dan dangkal.

4. Bidang Politik dan Pemerintahan
- Positif: Meningkatkan partisipasi publik dalam diskusi kebijakan, memudahkan kampanye politik yang transparan, serta mempercepat penyampaian layanan publik.
- Negatif: Mudah disusupi oleh manipulasi informasi, kampanye hitam, dan penyebaran propaganda yang dapat mengganggu stabilitas politik dan persatuan bangsa.

5. Bidang Budaya dan Gaya Hidup
- Positif: Memperkenalkan budaya lokal ke dunia internasional dan mempelajari budaya baru. Muncul tren kreativitas yang unik dan beragam yang dibagikan melalui media digital.
- Negatif: Berisiko tergerusnya budaya lokal akibat masuknya budaya asing yang masif, serta munculnya gaya hidup serba instan dan konsumtif.

Sumber/Referensi :
1. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. (2022). Pedoman Penyelenggaraan Media Siber di Indonesia – Mengatur definisi, karakteristik, dan aturan pengelolaan media siber sesuai peraturan perundang-undangan di Indonesia.
2. Nasrullah, R. (2016). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi – Menjelaskan karakteristik media sosial dan dampaknya terhadap masyarakat Indonesia.
3. Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO). (2023). Media Digital dan Perlindungan Hak Cipta – Membahas tantangan dan peluang perlindungan kekayaan intelektual di era digital.
4. Wikipedia Bahasa Indonesia. (2025). Media Digital dan Media Siber – Menyajikan definisi, sejarah, dan karakteristik dasar media digital.
5. Pusat Studi Kebijakan Publik Universitas Indonesia. (2024). Dampak Media Digital Terhadap Kehidupan Sosial dan Politik di Indonesia – Penelitian mendalam mengenai peran dan tantangan media digital dalam konteks masyarakat Indonesia.

Demikian Uraian Jawaban saya, Bila Kurang Tepat Mohon Bimbingan Tutor atas bimbingannya saya ucapkan terima kasih.
 
Jawaban Selanjutbtnya klik Disini 
 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar